The Big Four
The Big Four adalah empat akuntansi internasional terbesar dan profesional perusahaan jasa, yang menangani sebagian besar audit bagi perusahaan publik serta perusahaan swasta banyak, menciptakan oligopoli di perusahaan audit besar.
Kelompok ini dulu dikenal sebagai "Delapan Besar", dan dikurangi dengan "Big Five" oleh serangkaian merger. Lima Besar menjadi Big Four setelah kematian-dekat Arthur
Andersen pada tahun 2002, menyusul keterlibatannya dalam skandal Enron. Tak satu pun dari perusahaan akuntansi Big Four adalah sebuah perusahaan tunggal. Setiap jaringan perusahaan, dimiliki dan dikelola secara mandiri, yang telah mengadakan perjanjian dengan perusahaan anggota lain di dalam jaringan untuk berbagi nama merek, umum dan standar kualitas. Setiap jaringan telah membentuk badan untuk mengkoordinasi kegiatan jaringan. Dalam satu kasus (KPMG), badan koordinasi adalah Swiss, dan dalam tiga kasus (Deloitte Touche Tohmatsu, PricewaterhouseCoopers, dan Ernst & Young) co-ordinasi entitas adalah sebuah perusahaan Inggris terbatas. Entitas tidak praktek akuntansi sendiri, dan tidak memiliki atau mengontrol perusahaan anggota.
Dalam kebanyakan kasus setiap perusahaan anggota praktik di satu negara, dan terstruktur untuk mematuhi peraturan lingkungan di negara itu. Namun, pada tahun 2007 KPMG mengumumkan merger empat perusahaan anggota (di Inggris, Jerman, Swiss dan Liechtenstein) untuk membentuk sebuah perusahaan tunggal.
Angka-angka dalam artikel ini mengacu pada pendapatan gabungan dari setiap jaringan perusahaan. Sejak tahun 1989, merger dan satu skandal besar yang melibatkan Arthur Andersen telah mengurangi jumlah perusahaan akuntansi utama empat,.Big 8 (sampai 1987)
Perusahaan disebut Big 8 untuk sebagian besar dari abad ke-20, yang mencerminkan dominasi internasional dari delapan perusahaan akuntansi terbesar:
1. Arthur Andersen
2. Arthur Young & Co.
3. Coopers & Lybrand
4. Ernst & Whinney (until 1979 Ernst & Ernst in the US and Whinney Murray in the UK)
5. Deloitte Haskins & Sells (until 1978 Haskins & Sells in the US and Deloitte Plender Griffiths in the UK)
6. Peat Marwick Mitchell, later Peat Marwick, then KPMG
7. Price Waterhouse
8. Touche Ross
Sebagian besar berasal 8 Besar aliansi terbentuk antara Inggris dan perusahaan akuntansi Amerika Serikat pada abad ke-20 ke-19 atau awal. Price Waterhouse adalah sebuah perusahaan Inggris yang membuka kantor AS pada tahun 1890 dan kemudian membentuk kemitraan AS terpisah. Inggris dan AS Gambut Marwick Mitchell perusahaan mengadopsi nama yang umum pada tahun 1925. Nama-nama perusahaan lain yang digunakan terpisah untuk usaha dalam negeri, dan tidak mengadopsi nama-nama umum sampai lama kemudian: Touche Ross pada tahun 1960, Arthur Young (di Young Arthur pertama, McLelland Moores) pada tahun 1968, Coopers & Lybrand pada tahun 1973, Deloitte Haskins & Sells pada tahun 1978 dan Ernst & Whinney pada tahun 1979 [5].
Ekspansi awal internasional perusahaan 'ini didorong oleh kebutuhan Inggris dan perusahaan multinasional berbasis di AS untuk layanan di seluruh dunia. Mereka diperluas dengan membentuk kemitraan lokal atau dengan membentuk aliansi dengan perusahaan lokal.
Arthur Andersen memiliki sejarah yang berbeda. Perusahaan itu berasal dari Amerika Serikat, dan dikembangkan secara internasional dengan mendirikan kantor sendiri di pasar lain, termasuk Inggris.
Pada 1980-an Besar 8, masing-masing sekarang dengan merek global, diadopsi pemasaran modern dan tumbuh pesat. Mereka bergabung dengan perusahaan yang lebih kecil. Salah satu yang terbesar ini merger pada tahun 1987, ketika Peat Marwick bergabung dengan Grup KMG menjadi KPMG Peat Marwick, kemudian dikenal hanya sebagai KPMG.
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/the-big-four
Selasa, 04 Januari 2011
cv english
Curriculum Vitae
Name: Oryza Sativa
Gender: Female
Place & Date of Birth: Bogor, 22 April 1989
Address: Jl. Pembangunan Rt 02/XI No. 39 Ciparigi Bogor North Bogor 16710
Religion: Islam
Status: Single
Phone No.: (0251) 8659042
No hp: 085697754678
Last Educational History
1. TK Aisyiah
2. SDN pengadilan 5 Bogor
3. SLTPN 1 Bogor
4. SMAN 2 Bogor
Curriculum Vitae CV so I created this in truth.
I Sincerely,
Oryza sativa
Name: Oryza Sativa
Gender: Female
Place & Date of Birth: Bogor, 22 April 1989
Address: Jl. Pembangunan Rt 02/XI No. 39 Ciparigi Bogor North Bogor 16710
Religion: Islam
Status: Single
Phone No.: (0251) 8659042
No hp: 085697754678
Last Educational History
1. TK Aisyiah
2. SDN pengadilan 5 Bogor
3. SLTPN 1 Bogor
4. SMAN 2 Bogor
Curriculum Vitae CV so I created this in truth.
I Sincerely,
Oryza sativa
CSR
Corporate Social Responsibility
Komitment perusahaan terhadap masyarakat merupakan bagian yang sangat penting dari kegiatan perusahaan. Membangun masyarakat yang sehat dan kinerja yang tinggi merupakan tujuan setiap perusahaan, sehingga perusahaan akan terus berupaya mencapai pengakuan, termasuk dalam kepedulian masyarakat.
Indonesia adalah salah satu Negara yang sangat kaya akan sumber daya alamnya, termasuk sumber daya alam yang berdampingan bahkan milik langsung dari masyarakatnya. Dengan demikian, banyak perusahaan beroperasi pada lahan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan hajat hidup orang banyak. Dalam keadaan seperti ini, perusahaan akan dengan mudah memberikan kemampuan tanggung-jawab sosialnya kepada masyarakat, namun dilain sisi, perusahaan juga bisa saja mengalami dilemma dalam melakukan kegiatan social ini akibat banyaknya permintaan dan motivasi tertentu dari masyarakat itu sendiri.
CSR merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan sesuai dengan isi pasal 74 UU Perseroan Terbatas (UUPT) yang baru saja disyahkan oleh DPR RI. Dengan adanya UU ini, maka perusahaan -Industri atau korporasi-korporasi wajib untuk melaksanakannya atau dengan kata lain, sebuah korporasi juga dituntut untuk memperhatikan aspek social, dan lingkungan selain daripada aspek keuangannya. Namun demikian, CSR belum seluruhnya dilakukan oleh setiap korporasi, oleh karena CSR dianggap tidak mampu memberikan dampak keuntungan keuangan dalam jangka pendek dan mungkin juga karena ketidak-tahuan dalam mengelolah CSR dengan baik.
Training ini diperuntukkan bagi korporasi yang peduli serta akan membangun system pengelolaan CSR secara terarah dan terukur yang dikemas dengan menarik dengan menghadirkan nara sumber yang sudah berpengalaman dalam dunia industri.
Tanggung jawab sosial perusahaan ("CSR" untuk jangka pendek, dan juga disebut nurani perusahaan, kewarganegaraan, kinerja sosial, atau bisnis yang bertanggung jawab berkelanjutan [1]) adalah bentuk peraturan perusahaan sendiri diintegrasikan ke dalam model bisnis. CSR kebijakan berfungsi sebagai mekanisme built-in, mengatur diri sendiri dimana bisnis memonitor dan memastikan kepatuhan aktif dengan semangat hukum, standar etika, dan norma-norma internasional. Tujuan dari CSR adalah untuk menerima tanggung jawab atas tindakan perusahaan dan mendorong dampak yang positif melalui kegiatan pada lingkungan, konsumen, karyawan, masyarakat, stakeholder dan semua anggota lain dari ruang publik.
Selanjutnya, usaha CSR yang berfokus secara proaktif akan mempromosikan kepentingan publik oleh pertumbuhan masyarakat dan mendorong pembangunan, dan sukarela menghilangkan praktek-praktek yang merugikan lingkup publik, terlepas dari legalitas. CSR adalah dimasukkannya sengaja kepentingan publik menjadi perusahaan-pengambilan keputusan, dan menghormati dari triple bottom line: orang, planet, dan keuntungan.
Beberapa komentator telah mengidentifikasi perbedaan antara Eropa Kontinental dan pendekatan Anglo-Saxon untuk CSR [3] Dan bahkan di Eropa diskusi tentang CSR sangat heterogen.. [4]
Pendekatan untuk CSR yang semakin banyak diterima adalah pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.
Dalam pendekatan ini, perusahaan bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk memperbaiki diri sendiri. Sebagai contoh, keterlibatan Shell Foundation di Flower Valley, Afrika Selatan. Dalam Bunga Valley mereka mendirikan sebuah Early Learning Centre untuk membantu mendidik anak-anak masyarakat serta mengembangkan keterampilan baru untuk orang dewasa. Marks and Spencer juga aktif dalam komunitas ini melalui pembangunan jaringan perdagangan dengan masyarakat - menjamin pembelian rutin perdagangan yang adil.
Seringkali kegiatan perusahaan yang berpartisipasi dalam membangun sarana pendidikan untuk orang dewasa dan HIV / AIDS program pendidikan. Sebagian besar proyek-proyek CSR didirikan di Afrika. JIDF Untuk Anda, adalah sebuah usaha untuk mempromosikan kegiatan ini di India.
Pendekatan yang lebih umum dari CSR filantropi. Ini termasuk sumbangan moneter dan bantuan yang diberikan kepada organisasi lokal dan masyarakat miskin di negara-negara berkembang. Beberapa organisasi [siapa?] Tidak menyukai pendekatan ini karena tidak membantu membangun keterampilan masyarakat setempat, bahwa pembangunan berbasis masyarakat pada umumnya mengarah ke pembangunan yang lebih berkelanjutan. [Klarifikasi diperlukan Perbedaan antara org lokal & komunitas-dev? Cite]
Pendekatan lain untuk CSR abcd adalah untuk menggabungkan strategi CSR langsung ke dalam strategi bisnis organisasi. Misalnya, pengadaan Fair Trade teh dan kopi telah diadopsi oleh berbagai bisnis termasuk KPMG. Its manajer CSR berkomentar, "Fairtrade cocok sangat kuat ke
dalam komitmen kami terhadap masyarakat kami." [5]
Pendekatan lain adalah mengumpulkan meningkatkan minat tanggung jawab perusahaan. Ini disebut Menciptakan Shared Value, atau CSV. Model nilai bersama ini didasarkan pada gagasan bahwa keberhasilan perusahaan dan kesejahteraan sosial saling bergantung. Sebuah perusahaan membutuhkan tenaga kerja, kesehatan terdidik, sumber daya yang berkelanjutan dan pemerintah mahir untuk bersaing secara efektif. Bagi masyarakat untuk berkembang, usaha yang menguntungkan dan kompetitif harus dikembangkan dan didukung untuk menciptakan penghasilan, kekayaan, pendapatan pajak, dan kesempatan untuk filantropi. CSV mendapat perhatian global dalam artikel Harvard Business Review Strategi & Masyarakat: Link antara
Competitive Advantage dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan [1] oleh Michael E. Porter, seorang otoritas terkemuka di strategi bersaing dan kepala Institut Strategi dan Daya Saing di Harvard Business sekolah, dan Mark R. Kramer, Senior Fellow di Kennedy School di Harvard University dan pendiri FSG Dampak Sosial Advisors. Artikel ini memberikan pemahaman dan contoh-contoh yang relevan dari perusahaan yang telah mengembangkan hubungan yang mendalam antara strategi bisnis mereka dan tanggung jawab sosial perusahaan. Banyak pendekatan untuk bisnis pit CSR terhadap masyarakat, menekankan keterbatasan biaya dan kepatuhan terhadap standar-standar sosial dan lingkungan eksternal yang dipaksakan. CSV mengakui trade-off antara profitabilitas jangka pendek dan tujuan sosial atau lingkungan, tetapi lebih memfokuskan pada peluang untuk keunggulan kompetitif dari membangun proposisi nilai sosial ke dalam strategi perusahaan.
Banyak perusahaan menggunakan strategi benchmarking untuk bersaing dalam industri masing-masing dalam kebijakan CSR, pelaksanaan, dan keefektifan. Pembandingan melibatkan meninjau inisiatif pesaing CSR, serta pengukuran dan evaluasi dampak yang kebijakan terhadap masyarakat dan lingkungan, dan bagaimana pelanggan memandang strategi pesaing CSR. Setelah studi komprehensif strategi pesaing dan meninjau kebijakan internal yang dilakukan, perbandingan dapat ditarik dan strategi yang dikembangkan untuk kompetisi dengan inisiatif CSR.
The "tanggung jawab sosial perusahaan" istilah masuk untuk umum digunakan pada awal tahun 1970, setelah banyak perusahaan multinasional terbentuk. Istilah stakeholder, yang berarti orang pada siapa kegiatan organisasi memiliki dampak, digunakan untuk menggambarkan pemilik perusahaan di luar pemegang saham sebagai hasil dari sebuah buku yang berpengaruh oleh R. Edward Freeman, Strategis manajemen: pendekatan stakeholder pada tahun 1984 [2] Para pendukung berdebat. bahwa perusahaan membuat keuntungan jangka yang lebih panjang dengan beroperasi dengan perspektif, sedangkan kritik yang mengatakan bahwa CSR mengalihkan perhatian dari peran ekonomi bisnis. Lain menyatakan CSR hanya window-dressing, atau upaya untuk lebih dulu peran pemerintah sebagai pengawas atas perusahaan multinasional yang kuat.
CSR berjudul untuk membantu misi organisasi serta panduan untuk apa perusahaan singkatan dan akan menjunjung tinggi kepada konsumennya. Pengembangan etika bisnis adalah salah satu bentuk etika terapan yang meneliti prinsip-prinsip etika dan masalah moral atau etika yang dapat timbul dalam lingkungan bisnis. ISO 26000 adalah standar internasional yang diakui untuk CSR (saat ini Draft Standar Internasional). organisasi sektor publik (PBB misalnya) mematuhi triple bottom line (TBL). Sudah diterima secara luas bahwa CSR menganut prinsip-prinsip yang sama tetapi dengan tidak ada tindakan formal undang-undang. PBB telah mengembangkan Prinsip untuk Investasi Bertanggung jawab sebagai pedoman untuk investasi entitas.
Sumber :
1. p://www.informasi-training.com/csr-corporate-social-responsibility-as-per-iso-26000-wd4-02-penerapan-sistem-management-dalam-csr
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Corporate_social_responsibility
Komitment perusahaan terhadap masyarakat merupakan bagian yang sangat penting dari kegiatan perusahaan. Membangun masyarakat yang sehat dan kinerja yang tinggi merupakan tujuan setiap perusahaan, sehingga perusahaan akan terus berupaya mencapai pengakuan, termasuk dalam kepedulian masyarakat.
Indonesia adalah salah satu Negara yang sangat kaya akan sumber daya alamnya, termasuk sumber daya alam yang berdampingan bahkan milik langsung dari masyarakatnya. Dengan demikian, banyak perusahaan beroperasi pada lahan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan hajat hidup orang banyak. Dalam keadaan seperti ini, perusahaan akan dengan mudah memberikan kemampuan tanggung-jawab sosialnya kepada masyarakat, namun dilain sisi, perusahaan juga bisa saja mengalami dilemma dalam melakukan kegiatan social ini akibat banyaknya permintaan dan motivasi tertentu dari masyarakat itu sendiri.
CSR merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan sesuai dengan isi pasal 74 UU Perseroan Terbatas (UUPT) yang baru saja disyahkan oleh DPR RI. Dengan adanya UU ini, maka perusahaan -Industri atau korporasi-korporasi wajib untuk melaksanakannya atau dengan kata lain, sebuah korporasi juga dituntut untuk memperhatikan aspek social, dan lingkungan selain daripada aspek keuangannya. Namun demikian, CSR belum seluruhnya dilakukan oleh setiap korporasi, oleh karena CSR dianggap tidak mampu memberikan dampak keuntungan keuangan dalam jangka pendek dan mungkin juga karena ketidak-tahuan dalam mengelolah CSR dengan baik.
Training ini diperuntukkan bagi korporasi yang peduli serta akan membangun system pengelolaan CSR secara terarah dan terukur yang dikemas dengan menarik dengan menghadirkan nara sumber yang sudah berpengalaman dalam dunia industri.
Tanggung jawab sosial perusahaan ("CSR" untuk jangka pendek, dan juga disebut nurani perusahaan, kewarganegaraan, kinerja sosial, atau bisnis yang bertanggung jawab berkelanjutan [1]) adalah bentuk peraturan perusahaan sendiri diintegrasikan ke dalam model bisnis. CSR kebijakan berfungsi sebagai mekanisme built-in, mengatur diri sendiri dimana bisnis memonitor dan memastikan kepatuhan aktif dengan semangat hukum, standar etika, dan norma-norma internasional. Tujuan dari CSR adalah untuk menerima tanggung jawab atas tindakan perusahaan dan mendorong dampak yang positif melalui kegiatan pada lingkungan, konsumen, karyawan, masyarakat, stakeholder dan semua anggota lain dari ruang publik.
Selanjutnya, usaha CSR yang berfokus secara proaktif akan mempromosikan kepentingan publik oleh pertumbuhan masyarakat dan mendorong pembangunan, dan sukarela menghilangkan praktek-praktek yang merugikan lingkup publik, terlepas dari legalitas. CSR adalah dimasukkannya sengaja kepentingan publik menjadi perusahaan-pengambilan keputusan, dan menghormati dari triple bottom line: orang, planet, dan keuntungan.
Beberapa komentator telah mengidentifikasi perbedaan antara Eropa Kontinental dan pendekatan Anglo-Saxon untuk CSR [3] Dan bahkan di Eropa diskusi tentang CSR sangat heterogen.. [4]
Pendekatan untuk CSR yang semakin banyak diterima adalah pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.
Dalam pendekatan ini, perusahaan bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk memperbaiki diri sendiri. Sebagai contoh, keterlibatan Shell Foundation di Flower Valley, Afrika Selatan. Dalam Bunga Valley mereka mendirikan sebuah Early Learning Centre untuk membantu mendidik anak-anak masyarakat serta mengembangkan keterampilan baru untuk orang dewasa. Marks and Spencer juga aktif dalam komunitas ini melalui pembangunan jaringan perdagangan dengan masyarakat - menjamin pembelian rutin perdagangan yang adil.
Seringkali kegiatan perusahaan yang berpartisipasi dalam membangun sarana pendidikan untuk orang dewasa dan HIV / AIDS program pendidikan. Sebagian besar proyek-proyek CSR didirikan di Afrika. JIDF Untuk Anda, adalah sebuah usaha untuk mempromosikan kegiatan ini di India.
Pendekatan yang lebih umum dari CSR filantropi. Ini termasuk sumbangan moneter dan bantuan yang diberikan kepada organisasi lokal dan masyarakat miskin di negara-negara berkembang. Beberapa organisasi [siapa?] Tidak menyukai pendekatan ini karena tidak membantu membangun keterampilan masyarakat setempat, bahwa pembangunan berbasis masyarakat pada umumnya mengarah ke pembangunan yang lebih berkelanjutan. [Klarifikasi diperlukan Perbedaan antara org lokal & komunitas-dev? Cite]
Pendekatan lain untuk CSR abcd adalah untuk menggabungkan strategi CSR langsung ke dalam strategi bisnis organisasi. Misalnya, pengadaan Fair Trade teh dan kopi telah diadopsi oleh berbagai bisnis termasuk KPMG. Its manajer CSR berkomentar, "Fairtrade cocok sangat kuat ke
dalam komitmen kami terhadap masyarakat kami." [5]
Pendekatan lain adalah mengumpulkan meningkatkan minat tanggung jawab perusahaan. Ini disebut Menciptakan Shared Value, atau CSV. Model nilai bersama ini didasarkan pada gagasan bahwa keberhasilan perusahaan dan kesejahteraan sosial saling bergantung. Sebuah perusahaan membutuhkan tenaga kerja, kesehatan terdidik, sumber daya yang berkelanjutan dan pemerintah mahir untuk bersaing secara efektif. Bagi masyarakat untuk berkembang, usaha yang menguntungkan dan kompetitif harus dikembangkan dan didukung untuk menciptakan penghasilan, kekayaan, pendapatan pajak, dan kesempatan untuk filantropi. CSV mendapat perhatian global dalam artikel Harvard Business Review Strategi & Masyarakat: Link antara
Competitive Advantage dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan [1] oleh Michael E. Porter, seorang otoritas terkemuka di strategi bersaing dan kepala Institut Strategi dan Daya Saing di Harvard Business sekolah, dan Mark R. Kramer, Senior Fellow di Kennedy School di Harvard University dan pendiri FSG Dampak Sosial Advisors. Artikel ini memberikan pemahaman dan contoh-contoh yang relevan dari perusahaan yang telah mengembangkan hubungan yang mendalam antara strategi bisnis mereka dan tanggung jawab sosial perusahaan. Banyak pendekatan untuk bisnis pit CSR terhadap masyarakat, menekankan keterbatasan biaya dan kepatuhan terhadap standar-standar sosial dan lingkungan eksternal yang dipaksakan. CSV mengakui trade-off antara profitabilitas jangka pendek dan tujuan sosial atau lingkungan, tetapi lebih memfokuskan pada peluang untuk keunggulan kompetitif dari membangun proposisi nilai sosial ke dalam strategi perusahaan.
Banyak perusahaan menggunakan strategi benchmarking untuk bersaing dalam industri masing-masing dalam kebijakan CSR, pelaksanaan, dan keefektifan. Pembandingan melibatkan meninjau inisiatif pesaing CSR, serta pengukuran dan evaluasi dampak yang kebijakan terhadap masyarakat dan lingkungan, dan bagaimana pelanggan memandang strategi pesaing CSR. Setelah studi komprehensif strategi pesaing dan meninjau kebijakan internal yang dilakukan, perbandingan dapat ditarik dan strategi yang dikembangkan untuk kompetisi dengan inisiatif CSR.
The "tanggung jawab sosial perusahaan" istilah masuk untuk umum digunakan pada awal tahun 1970, setelah banyak perusahaan multinasional terbentuk. Istilah stakeholder, yang berarti orang pada siapa kegiatan organisasi memiliki dampak, digunakan untuk menggambarkan pemilik perusahaan di luar pemegang saham sebagai hasil dari sebuah buku yang berpengaruh oleh R. Edward Freeman, Strategis manajemen: pendekatan stakeholder pada tahun 1984 [2] Para pendukung berdebat. bahwa perusahaan membuat keuntungan jangka yang lebih panjang dengan beroperasi dengan perspektif, sedangkan kritik yang mengatakan bahwa CSR mengalihkan perhatian dari peran ekonomi bisnis. Lain menyatakan CSR hanya window-dressing, atau upaya untuk lebih dulu peran pemerintah sebagai pengawas atas perusahaan multinasional yang kuat.
CSR berjudul untuk membantu misi organisasi serta panduan untuk apa perusahaan singkatan dan akan menjunjung tinggi kepada konsumennya. Pengembangan etika bisnis adalah salah satu bentuk etika terapan yang meneliti prinsip-prinsip etika dan masalah moral atau etika yang dapat timbul dalam lingkungan bisnis. ISO 26000 adalah standar internasional yang diakui untuk CSR (saat ini Draft Standar Internasional). organisasi sektor publik (PBB misalnya) mematuhi triple bottom line (TBL). Sudah diterima secara luas bahwa CSR menganut prinsip-prinsip yang sama tetapi dengan tidak ada tindakan formal undang-undang. PBB telah mengembangkan Prinsip untuk Investasi Bertanggung jawab sebagai pedoman untuk investasi entitas.
Sumber :
1. p://www.informasi-training.com/csr-corporate-social-responsibility-as-per-iso-26000-wd4-02-penerapan-sistem-management-dalam-csr
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Corporate_social_responsibility
kualifikasi dan regulasi akuntansi
Kualifikasi dan regulasi di bidang akuntansi
Persyaratan untuk dapat masuk dalam profesi akuntansi berbeda di setiap negara.
Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, akuntan yang berpraktek disebut Certified Public Accountant (CPA), Certified Internal Auditor (CIA) dan Certified Management Accountant (CMA). Perbedaan jenis sertifikasi adalah dalam hal jenis-jenis jasa yang ditawarkan, walaupun mungkin saja satu orang memiliki lebih dari satu sertifikat. Sebagai tambahan, banyak pekerjaan akuntansi dikerjakan oleh seseorang tanpa memiliki sertifikasi namun di bawah pengawasan seorang akuntan bersertifikat.
Sertifikasi CPA dikeluarkan di negara bagian tempat kedudukan yang bersangkutan berupa ijin untuk menawarkan jasa auditing kepada publik, walaupun kebanyakan kantor akuntan juga menawakan jasa akuntansi, perpajakan, bantuan litigasi dan konsultansi keuangan lainnya. Persyaratan untuk mendapat sertifikat CPA bervariasi di antara negara bagian, namun ujian Uniform Certified Public Accountant diharuskan di setiap negara bagian. Ujian ini dibuat dan diperiksa oleh American Institute of Certified Public Accountants.
Sertifikasi CIA dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA), yang diberikan kepada kandidat yang lulus dalam empat bagian ujian. CIA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik.
Sertifikasi CMA diberikan oleh Institute of Management Accountants (IMA), yang diberikan kepada kandidat yang dinyatakan lulus dalam empat bagian ujian dan memenuhi pengalaman praktek tertentu berdasarakan ketentuan IMA. CMA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik. CMA juga bisa menawarkan jasanya kepada publik, namun dengan lingkup yang lebih kecil dibanding CPA.
Biro Statistik Tenaga Kerja (Bureau of Labor Statistics) dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (United States Department of Labor) memperkirakan ada sekitar satu juta[4] orang yang bekerja sebagai akuntan dan auditor di Amerika Serikat.
Persemakmuran Inggris
Di Inggris, Kanada, Australia beberapa negara persemakmuran Inggris, ekuivalen Certified Public Accountant (CPA) diantaranya Chartered Accountant (CA - di Inggris, Persemakmuran Inggris dan beberapa bekas negara bagian Inggris lainnya), Chartered Certified Accountant (ACCA - Inggris), International Accountant (AIA - Inggris), Certified Public Accountant (CPA - Irlandia dan Hong Kong), Certified General Accountant (CGA - Kanada), dan Certified Practising Accountant (CPA - Australia).
Kanada
Di Kanada, ada tiga lembaga yang menangani akuntansi: the Canadian Institute of Chartered Accountants (CA), the Certified General Accountants Association of Canada (CGA), dan the Society of Management Accountants of Canada (CMA). CA dan CGA dibentuk berdasarkan Undang-undang Parlemen berturut-turut pada tahun 1902 dan 1913 sedangkan CMA didirikan dalam tahun 1920.
Program CA difokuskan menjadi akuntan publik dan kandidat harus memiliki pengalaman auditing dari kantor akuntan publik; program CGA memberikan kebebasan bagi kandidatnya untuk memilih karier di bidanga keuangan; program CMA memfokuskan diri pada akuntansi manajemen. Ketiganya mengharuskan setiap kandidat untuk mendapatkan gelar kesarjanaan dan pengalaman praktek sebelum memperoleh sertifikasi.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi
Persyaratan untuk dapat masuk dalam profesi akuntansi berbeda di setiap negara.
Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, akuntan yang berpraktek disebut Certified Public Accountant (CPA), Certified Internal Auditor (CIA) dan Certified Management Accountant (CMA). Perbedaan jenis sertifikasi adalah dalam hal jenis-jenis jasa yang ditawarkan, walaupun mungkin saja satu orang memiliki lebih dari satu sertifikat. Sebagai tambahan, banyak pekerjaan akuntansi dikerjakan oleh seseorang tanpa memiliki sertifikasi namun di bawah pengawasan seorang akuntan bersertifikat.
Sertifikasi CPA dikeluarkan di negara bagian tempat kedudukan yang bersangkutan berupa ijin untuk menawarkan jasa auditing kepada publik, walaupun kebanyakan kantor akuntan juga menawakan jasa akuntansi, perpajakan, bantuan litigasi dan konsultansi keuangan lainnya. Persyaratan untuk mendapat sertifikat CPA bervariasi di antara negara bagian, namun ujian Uniform Certified Public Accountant diharuskan di setiap negara bagian. Ujian ini dibuat dan diperiksa oleh American Institute of Certified Public Accountants.
Sertifikasi CIA dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA), yang diberikan kepada kandidat yang lulus dalam empat bagian ujian. CIA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik.
Sertifikasi CMA diberikan oleh Institute of Management Accountants (IMA), yang diberikan kepada kandidat yang dinyatakan lulus dalam empat bagian ujian dan memenuhi pengalaman praktek tertentu berdasarakan ketentuan IMA. CMA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik. CMA juga bisa menawarkan jasanya kepada publik, namun dengan lingkup yang lebih kecil dibanding CPA.
Biro Statistik Tenaga Kerja (Bureau of Labor Statistics) dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (United States Department of Labor) memperkirakan ada sekitar satu juta[4] orang yang bekerja sebagai akuntan dan auditor di Amerika Serikat.
Persemakmuran Inggris
Di Inggris, Kanada, Australia beberapa negara persemakmuran Inggris, ekuivalen Certified Public Accountant (CPA) diantaranya Chartered Accountant (CA - di Inggris, Persemakmuran Inggris dan beberapa bekas negara bagian Inggris lainnya), Chartered Certified Accountant (ACCA - Inggris), International Accountant (AIA - Inggris), Certified Public Accountant (CPA - Irlandia dan Hong Kong), Certified General Accountant (CGA - Kanada), dan Certified Practising Accountant (CPA - Australia).
Kanada
Di Kanada, ada tiga lembaga yang menangani akuntansi: the Canadian Institute of Chartered Accountants (CA), the Certified General Accountants Association of Canada (CGA), dan the Society of Management Accountants of Canada (CMA). CA dan CGA dibentuk berdasarkan Undang-undang Parlemen berturut-turut pada tahun 1902 dan 1913 sedangkan CMA didirikan dalam tahun 1920.
Program CA difokuskan menjadi akuntan publik dan kandidat harus memiliki pengalaman auditing dari kantor akuntan publik; program CGA memberikan kebebasan bagi kandidatnya untuk memilih karier di bidanga keuangan; program CMA memfokuskan diri pada akuntansi manajemen. Ketiganya mengharuskan setiap kandidat untuk mendapatkan gelar kesarjanaan dan pengalaman praktek sebelum memperoleh sertifikasi.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi
Akuntansi
Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis".[1] Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.
Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).
Akuntansi modern
Jantung akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini melibatkan pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu rekening, dan satu kredit terkait pada rekening lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno.
Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah dari dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu.
Sejarah
Lukisan Luca Pacioli
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.
Laporan akuntansi
Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita didalam mengelola keuangan. [2] Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.[3]
• Neraca, adalah daftar yang sistematis dari aktiva, utang dan modal pada tanggal tertentu, yang biasanya dibuat pada akhir tahun. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada didalam perusahaan tersebut.
• Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
• Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
• Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan didalam menghasilkan kas dimasa mendatang.
Pengakuan transaksi
Pengakuan transaksi akuntansi
Pengakuan suatu transaksi dalam akuntansi terbagi atas dua basis, yaitu basis akrual dan basis kas. Pengakuan transaksi berbasis akrual adalah pengakuan suatu transaksi pada saat terjadinya suatu transaksi, walaupun uang belum diterima. Sedangkan pengakuan transaksi berbasis kas adalah transaksi dicatat pada saat pembayaran diterima.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi
Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).
Akuntansi modern
Jantung akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini melibatkan pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu rekening, dan satu kredit terkait pada rekening lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno.
Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah dari dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu.
Sejarah
Lukisan Luca Pacioli
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.
Laporan akuntansi
Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita didalam mengelola keuangan. [2] Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.[3]
• Neraca, adalah daftar yang sistematis dari aktiva, utang dan modal pada tanggal tertentu, yang biasanya dibuat pada akhir tahun. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada didalam perusahaan tersebut.
• Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
• Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
• Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan didalam menghasilkan kas dimasa mendatang.
Pengakuan transaksi
Pengakuan transaksi akuntansi
Pengakuan suatu transaksi dalam akuntansi terbagi atas dua basis, yaitu basis akrual dan basis kas. Pengakuan transaksi berbasis akrual adalah pengakuan suatu transaksi pada saat terjadinya suatu transaksi, walaupun uang belum diterima. Sedangkan pengakuan transaksi berbasis kas adalah transaksi dicatat pada saat pembayaran diterima.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi
Sabtu, 02 Oktober 2010

Dunia Kita
Terjalin dari untaian benang sutra...
Membutuhkan proses yg sangat lama, tuk menjadi kain indah penuh warna...
Dunia kita sebagian kecil cerita dari jalan yg berbeda...
Mengenang semua yg dilewati bersama... Tak kan bertahan jika tak saling menjaga... Karena ini kita, bukan lg aq ataupun km
tak percaya jika bnyk mempertanyakan,, terlambat jika harus saling meragukan...
Ego dan rasa yg plg benar, slalu menjadi celah antara kita
kututup indera pendengaranku karna aq tak mau ada janji palsu
aq diam membisu karna tak ingin menyakitimu lagi dgn kata2ku...
Dunia kita, terjalin dengan rasa, mengikuti semua tanpa terpaksa...
Tanyakan hati kita, tak perlu berucap kata kata, apa yg mendasari kita slalu bersama...
_osha _
Untitled
Merajut mimpi, yg tak tau apakah kan terjadi...
Bahagya menemani, trauma di satu sisi...
Yg tlah pergi tak kan pernah kembali... Bukan tak ingin menanti namun hati yg luka tak bisa indah lagi...
Seandainya kau tak ku buat mati... Kau pasti setia disini, menjadi saksi atas pengabdian cinta yg dimiliki..
Air mata menenangkan jiwa,, membasuh lara...
Kubawa kotak kosongku... Tak tau sebnrnya berisi apa,, kesetiaan, bhagya dan cinta... Atw benar2 kosong tak ada apa2...
Aq tak kan pernah berkata apa yg kuinginkan, tak kan pernah meminta apa yg kuharapkan... Tak kan pernah...
Dalam diamku sesungguhnya bnyk yg kutau...
_osha_
Rasa ini
Rasa ini tak lagi sama..
Semua telah sangat berbeDa
Mengapa hampa yg kurasa
jiwaku meroNta,, tak tau mengadu kemana...
Bertanya siapa dya
mengapa senyumnya berbeDa
mengapa aq tak lg mengenalnya
hati ini sangat merindukanya
dya yg ku kenal,, dya yg ku tau... Dya cintaku.. Kemana dya???
Ke mana ku harus mencArinya
bertahan dgn sjuTa cinta menari diatas kepala
terSenyum menanti kehangatan pelukannya
Dya!!!
Air mataku yg mampu menjawaB keberadaanya.. Disetiap hela nafas, kusebuT namanya
Kamu!!
Penawar kegelapanku.. Ketenangan bAtinku.. Dimana dirimu...
Hati!!
TertUsuk belati,sejuTa periH terSusun rapi, tiap dEtik menanti...
Sayang!!!
Sekarang hanya bsa ku kenang, jalinan kasiH yg telah hilang...
Rindu!!!
Slalu menemaniku distiap waktUku,, terbuai janji yg kini kelaBu...
Naluri!!!
Kau tlah pergi, meningGalKan luka diHati,, menancApkan sejuTa duRi...
Asa!!
Tak mungkin kupaksa, jiwa yg telah merdEka, terbebAs dr penjara jiwa..
CINTA..
tak mungkin ku bicAra,, indahnya doa kulantUnkan untUknya..Semua atas nama Tulusnya CINTA
_osha_
CV
Daftar Riwayat Hidup C.V
Nama : Oryza Sativa
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat & tgl lahir : Bogor, 22 April 1989
Alamat : Jl. Pembangunan kaum Rt 02/XI No. 39 Ciparigi Bogor
Kec. Bogor Utara 16710
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
No telp : (0251) 8659042
No hp : 085697754678
Riwayat Pendidikan Terakhir
1. TK Aisyiah
2. SDN Pengadilan 5 Bogor
3. SLTPN 1 Bogor
4. SMAN 2 Bogor
Demikian Daftar Riwayat Hidup C.V ini saya buat dengan sebenarnya.
Hormat Saya,
Oryza Sativa
Nama : Oryza Sativa
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat & tgl lahir : Bogor, 22 April 1989
Alamat : Jl. Pembangunan kaum Rt 02/XI No. 39 Ciparigi Bogor
Kec. Bogor Utara 16710
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
No telp : (0251) 8659042
No hp : 085697754678
Riwayat Pendidikan Terakhir
1. TK Aisyiah
2. SDN Pengadilan 5 Bogor
3. SLTPN 1 Bogor
4. SMAN 2 Bogor
Demikian Daftar Riwayat Hidup C.V ini saya buat dengan sebenarnya.
Hormat Saya,
Oryza Sativa
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)